Home Sekitar Kita PBNU Tetapkan Tema Harlah 100 Tahun NU Masehi, Acara Puncak 31 Januari 2026 di GBK

PBNU Tetapkan Tema Harlah 100 Tahun NU Masehi, Acara Puncak 31 Januari 2026 di GBK

1,693
0
SHARE
PBNU Tetapkan Tema Harlah 100 Tahun NU Masehi, Acara Puncak 31 Januari 2026 di GBK

Keterangan Gambar : PBNU Tetapkan Tema Harlah 100 Tahun NU Masehi, Acara Puncak 31 Januari 2026 di GBK

 

infokomnews.com - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya secara resmi meluncurkan tema Hari Lahir (Harlah) 1 Abad NU versi Masehi, yaitu “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Mulia.” Peluncuran ini disampaikan dalam acara Khatmil Quran dan Istighotsah Harlah ke-103 NU di Lobi Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, pada Senin (5/1/2025).

Gus Yahya menjelaskan, tema tersebut merupakan kelanjutan dari visi besar Membangun Peradaban yang menjadi cita-cita berdirinya Jam’iyyah Nahdlatul Ulama. Tema itu juga berkesinambungan dengan Harlah 1 Abad NU versi Hijriah yang telah lebih dulu digelar. “Jam’iyyah ini didirikan dengan visi membangun peradaban, bukan hanya untuk bangsa Indonesia saja, tapi untuk seluruh umat manusia,” tegasnya.

Menurut Gus Yahya, cita-cita membangun peradaban yang mulia harus tertanam dalam pikiran dan hati seluruh warga NU. Ia menegaskan pentingnya persatuan dalam mewujudkan perjuangan tersebut. “Tidak ada pilihan menjadi barisan perjuangan yang kuat selain kita harus bersatu,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gus Yahya mengungkapkan bahwa berdasarkan keputusan Muktamar ke-32 di Makassar, peringatan Harlah NU secara resmi memakai penanggalan hijriah. Namun untuk memudahkan masyarakat internasional, PBNU juga menetapkan peringatan Harlah dengan penanggalan masehi, yakni setiap 31 Januari yang bertepatan dengan berdirinya NU pada 31 Januari 1926.

Sebagai puncak peringatan, PBNU akan menggelar selamatan 100 tahun Nahdlatul Ulama versi Masehi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 31 Januari 2026 mendatang. “Insyaallah kita akan selenggarakan selamatan besar di GBK, walau mungkin tidak sebesar Harlah 1 Abad di Sidoarjo tahun lalu,” tutur Gus Yahya optimistis.