Home Kemanusiaan Kapolri Hadiri Apel Banser, 10.000 Personel Disiapkan Amankan Nataru

Kapolri Hadiri Apel Banser, 10.000 Personel Disiapkan Amankan Nataru

3,177
0
SHARE
Kapolri Hadiri Apel Banser, 10.000 Personel Disiapkan Amankan Nataru

Keterangan Gambar : Gerakan Pemuda (GP) Ansor menggelar Apel Kebangsaan 10.000 Banser dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026 di pelataran Makam Sunan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Selasa (23/12/2025).

 

infokomnews.com - Gerakan Pemuda (GP) Ansor menggelar Apel Kebangsaan 10.000 Banser dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026 di pelataran Makam Sunan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Selasa (23/12/2025).

Apel Kebangsaan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Kegiatan ini menjadi wujud penguatan kesiapsiagaan Banser dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama perayaan Nataru.

Puluhan ribu kader Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dari berbagai daerah di Indonesia turut hadir dan disiapkan untuk terlibat langsung dalam pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru di sejumlah wilayah.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Banser memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas keamanan nasional serta mendukung program pemerintah, khususnya Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

“Banser bukan hanya organisasi kepemudaan, tetapi simbol nyata Islam moderat yang inklusif dan rahmatan lil alamin. Sejarah telah mencatat peran Banser dalam menjaga kemerdekaan, Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika. Hingga hari ini, Banser terus berada di garda terdepan menjaga NKRI,” ujar Kapolri.

Kapolri juga mengapresiasi keterlibatan 10.000 kader Banser yang diterjunkan dalam pengamanan Nataru 2026. Menurutnya, tantangan pengamanan akhir tahun semakin kompleks, termasuk potensi bencana alam akibat cuaca ekstrem dan ancaman siklon.

“Saya menitipkan kesiapsiagaan Banser, khususnya dalam menghadapi potensi bencana. Banser memiliki kemampuan evakuasi, SAR, dan tanggap darurat yang sangat dibutuhkan untuk membantu masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri turut memberikan penghormatan kepada almarhum Riyanto, kader Banser yang gugur saat menyelamatkan jemaat Nasrani dalam peristiwa bom Natal 2000 di Mojokerto.

“Beliau adalah pahlawan kemanusiaan. Pengorbanannya menjadi teladan nyata nilai toleransi dan pengabdian Banser kepada bangsa dan negara,” ungkap Kapolri.

Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Addin Jauharudin Bakar menegaskan bahwa Banser hadir sebagai kekuatan penjaga harmoni bangsa, negara, dan kemanusiaan.

Addin menyebut Ansor memiliki berbagai satuan khusus yang siap bersinergi dengan Polri dan TNI.

“Banser memiliki satuan lengkap, mulai dari Banser Tanggap Bencana, Banser Lalu Lintas, Banser Pemadam Kebakaran, Banser Maritim, Banser Kesehatan, Banser Protokoler, hingga satuan intelijen untuk menjaga moderasi beragama,” ujar Addin.

Menurutnya, seluruh satuan tersebut didedikasikan untuk melayani kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara, serta menjaga harmoni kebangsaan.

“Slogan kita hari ini adalah Harmoni Bangsaku, Lestari Alamku. Banser akan selalu berada di garda terdepan menjaga persatuan, keamanan, serta terlibat aktif dalam penanganan bencana dan pelestarian lingkungan,” tambahnya.

Addin juga menegaskan komitmen GP Ansor dan Banser untuk mendukung penuh program-program pemerintah, termasuk penguatan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Ansor dan Banser siap menjadi penggerak program-program pemerintah Presiden Prabowo Subianto hingga ke tingkat bawah,” pungkasnya.