
Keterangan Gambar : Gus Yaqut Membacakan doa di puncak Bulan Bung Karno di GBK. (Istimewa)
infokomnews.com - Menteri Agama (Menag) H. Yaqut Cholil Qoumas membaca doa yang sangat indah pada puncak peringatan Bulan Bung Karno (BBK) di Stadion Utama SUGBK, Senayan, Jakarta.
Dalam acara yang dihadiri Presiden Jokowi, Wapres KH. Ma’ruf Amin, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, dan bakal calon presiden (bacapres) Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, juga para menteri dan pimpinan partai politik, itu Gus Yaqut hadir dengan pilihan doa yang sangat mendalam.
"Ya Allah Tuhan pemilik semesta, Wahai Tuhan yang mencipta dan memelihara. Yang menganugerahi kami negeri damai merdeka. Wahai Tuhan Yang Maha Perkasa. Ridhoi para pahlawan kami yang telah berjasa. Mempersatukan keberagaman khazanah. Nusantara Merajut kebhinnekaan Indonesia.
"Ya Allah Tuhan Maha Suci yang menguasai hati. Paduka anugerahi kami pemimpin yang berani. Mengorbankan kepentingan pribadi.
Mempertaruhkan jiwa raga demi negeri merdeka. Wahai Tuhan Yang Maha mengetahui maksud tersembunyi. Rintangan dan halangan tak menyurutkan keteguhan hati. Memproklamirkan kemerdekaan yang telah lama dinanti Berteriak lantang “Merdeka atau Mati,” ujar Gus Yaqut di Jakarta, Sabtu (24/6/2023).
Gus Yaqut melanjutkan doanya yang bernarasi tentang makna perjuangan; "Ya Allah Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang Rahmati proklamator kami yang tak pernah lelah berjuang. Mengobarkan semangat sebagai bangsa pemenang.
Yang mengajarkan kepada kami makna perjuangan. Membakar semangat menyongsong masa depan terang benderang. Ya Allah Tuhan pencipta mahkluk seluruh jagat raya. Terus pupuklah cita-cita kami membangun peradaban bangsa. Mengibarkan tinggi bendera sakti ke seluruh dunia.
"Dari dua helai kain merah putih yang dijahit oleh tangan perempuan luhur nan mulia. Yang senantiasa melantunkan doa demi merajut Nusantara dalam kesatuan dan persatuan.
"Wahai Tuhan yang Maha Bijaksana. Izinkan putra putri proklamator kami melanjutkan gumpalan asa. Mengawal sejarah mewujudkan Indonesia Jaya Tak lelah mengabdi dan terus berkarya.
"Ya Allah Tuhan yang mencipta bumi Ingatkan kami agar selalu mawas diri. Bimbing hati kami agar tak lupa diri. Jauhkan kami dari pertengkaran yang menghancurkan negeri.
"Kuatkan tekad dan hati pemimpin kami saat ini. Menyelesaikan amanah dalam ridho. Kuasa Paduka, Berikan taufik, kemudahan, dan ma’unah mewujudkan bangsa yang mandiri Bangsa besar yang berdaulat dan berdikari.
"Wahai Tuhan sang penguasa sejati. Hari ini kami melihat masa depan dengan percaya diri. Anugerahi kami penerus kepemimpinan yang berhati nurani. Yang mewarisi keberanian pendiri bangsa ini.
"Agar mampu mewujudkan cita-cita suci proklamator kami. Melanjutkan perjuangan para pahlawan kami. Mengepalkan tangan persatuan demi Indonesia yang kami cintai.
"Yaa Allah, yaa nuuru wahai Cahaya di atas cahaya kabulkanlah segala doa kami", pungkas Gus Yaqut.
Sebelumnya, Ganjar Pranowo dipercaya membacakan teks pengabdian hidup yang ditulis Bung Karno, atau teks Dedication of Life. Demikian halnya dengan Presiden Joko Widodo yang berisi misi pengabdian Bung Karno, yang ditulis Bung Karno pada 1966.











LEAVE A REPLY