Home Hiburan Calon Ketua Umum IPNU Gus Aufar: IPNU Adalah Cinta Pertama Saya

Calon Ketua Umum IPNU Gus Aufar: IPNU Adalah Cinta Pertama Saya

2,210
0
SHARE
Calon Ketua Umum IPNU Gus Aufar: IPNU Adalah Cinta Pertama Saya

Keterangan Gambar : Calon Ketua Umum PP IPNU, Gus Aufar

 

infokomnews.com - Sejak 2007 lalu Rekan Aufar Hadi mulai mengenal dan aktif IPNU dengan mengikuti kegiatan Makesta. Yakni tingkat kaderisasi IPNU awal. Kebetulan saat itu, Ketua PC IPNU Jakarta Selatan adalah kakak pertamanya.

Dialah yang memperkenalkan IPNU kepada Aufar Hadi dan tertarik untuk menjadi kader NU. Pria yang hobi traveling ini berpandangan bahwa di IPNU adalah wadah yang tepat bagi pelajar, santri dan mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri.

"IPNU adalah cinta pertama saya karena fokus pada pendidikan dan banyak program yang bermanfaat," katanya saat dihubungi infokomnews.com.

Mantan Wakil Ketua PW IPNU DKI Jakarta ini mengatakan di IPNU ia menemukan support system, circle pertemuan yang saling mendukung untuk kemajuan bersama.

Berbekal itulah, Aufar Hadi di Kongres XX IPNU Tahun 2022 ini maju sebagai calon kandidat Ketua Umum IPNU. Ada dua hal yang mendasari Aufar ingin memimpin organisasi terbesar di tingkat pelajar NU ini.

Pertama, hasil rapat Pimpinan Wilayah (PW) dihadiri PC IPNU se-DKI Jakarta yang memintanya untuk bersedia dicalonkan sebagai Ketua Umum IPNU.

"Kedua kesempatan pengabdian di NU. Melalui IPNU, tidak harus menjadi ketua umum," ujar Aufar yang juga pernah menjabat sebagai Ketua PC IPNU Jakarta Selatan.

Hanya saja, menurutnya seorang Ketua Umum IPNU memiliki ruang pengabdian yang lebih besar. Atas dasar itu, kemudian ia meminta masukan dari para Kyai dan pandangan dari Majlis Alumni IPNU dan pada akhirnya memantapkan langkahnya untuk maju.

"Jika memang takdirnya, saya akan menjalankan amanat sebaik mungkin. Jika tidak, saya tetap berkomitmen mengabdi di IPNU yang sudah membentuk pribadi saya," tegasnya.

 

Konsep Kepemimpinan

Aufar Hadi memang memiliki target menjadi Ketua Umum IPNU, namun semua itu ia serahkan kepada Allah SWT. Ia berpegang teguh pada petuah KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur yakni 'tak ada jabatan yang perlu dipertahankan mati-matian'. Hal itu berlaku untuk dalam mengambil sebuah jabatan, tidak perlu sampai menghalalkan segala cara.

"Jika nanti terpilih, saya akan tancap gas rekonsiliasi pasca kongres dan membangun kepengurusan yang ideal serta profesional," tambahnya.

Terakhir, upgrading bagi semua pengurus agar mengenal peluang dan tantangan zaman, juga memahami visi ke depan. Selanjutnya dengan modal itu, semua pengurus baik departemen maupun lembaga bersama merancang program kerja.

Untuk lebih dekat dengan Aufar Hadi, berikut adalah profilnya:

Nama Lengkap: Aufar Hadi

TTL: Jakarta, 24 Maret 1995

Alamat: Jl. Madrasah No 17 Gandaria Selatan, Cilandak Jakarta Selatan

Hobi: Traveling

Pengalaman organisasi:

- Ketua PC IPNU Jakarta Selatan (2014-2016)

- Wakil Ketua III PW IPNU DKI Jakarta (2016-2019)

- Sekretaris PW IPNU DKI Jakarta (2019-2022).

Motto: Belajar Yang Rajin, Main Yang Rajin

Pendidikan Formal:

- TK Muslimat Jakarta 1999-2001

- MI Manaratul Islam 2001-2007

- MTs Manaratul Islam 2007-2010

- MA Manaratul Islam 2010-2013

- Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka 2014-2018

- Universitas Terbuka UPBJJ Bandung 2022

Visi: "Metamorfosa Pelajar Indonesia Menyongsong Era Smart Society"

Misi: Synergy (Sinergi) "Membangun Sinergitas internal dan eksternal sebagai kunci pemetaan organisasi dan penguatan kaderisasi" 

Modern "Mengidealkan IPNU sebagai organisasi yang melahirkan inovasi dengan penguasaan data, informasi dan teknologi untuk kemaslahatan pelajar. 

Agility (Ketangkasan) "Meningkatkan kapasitas kader IPNU yang kompetitif, dan berintelektual sebagai prototype pemimpin muda negeri di masa depan.

Reliable (Dapat Diandalkan) "Reliable in Society: IPNU membersamai masyarakat sebagai pelopor kemajuan bangsa dengan menghadirkan gagasan dan program yang visioner. 

Talented (Bertalenta) Menyediakan pola kaderisasi dan pelatihan berbasis skill dan kompetensi kader sehingga menciptakan kader yang bertalenta di tiap-tiap sektor dan bidang.